"Sayang syukurlah anak kita bisa selamat kata dokter telat dikit aku bawa kamu kerumah sakit. Kita akan kehilangan anak kita." Naomi hanya bisa menangis dengan kejadian begitu cepat tadi. Hampir saja dia keguguran. "Maafkan Mas ya sayang, tadi Mas kebawa emosi mendorong kamu." Tiba-tiba Mas Carlos tiba-tiba berlutut. "Sayang, yang kamu lihat itu tidak seperti dugaan mu." "Mas apa-apaan sih ayo bangun." "Aku minta maaf sayang ?" "Hm, aku maafin" Mas Carlos tiba-tiba bangun dan langsung memeluk Naomi. "Lain kali aku janji akan kasih kabar kepada mu sayang, maafkan kemarin mas lupa karena perkejaan di kantor sangat banyak sekali." "Ayo kita jaga anak kita sama-sama ya sayang." "Iya Mas." Kalau di bilang aku bodoh emang benar, aku yang bodoh rela dirusak oleh seseorang karena peras

