24. Kehilangan Pundak Sandaran

1326 Words

Kisaran pukul tujuh malam aku tiba-tiba di Jakarta. Tentunya tentengan yang banyak di tangan. Kak Donny nyamperin aku di bandara padahal aku udah bilang nggak usah tapi tetap aja dia nyamperin aku. Dia juga menitipkan oleh-oleh untuk Lea. Aku juga membelikan oleh-oleh khas Bali untuk di bagikan ke panti asuhan. "Assalamualaikum.." "Waalaikumsalam.. Bunda ya .. !" "Hm, Iya sayang. " Lea bukakan pintu untuk ibu nya,Dia memeluk ibunya dengan sangat erat. " I Miss you Bunda " "Miss you too sayang, ayo kita masuk." "Ini kenapa banyak banget Bunda ?" "Ini hadiah untuk anak hebat Bunda" "Wah makasih Bunda " "Sama-sama sayang." "Mbak Tania, Rara makasih ya udah jagain Lea ini ada oleh - oleh dari Bali bisa di bagikan rata ya sama yang lain. Ini ada khusus untuk kalian berdua dan untuk B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD