Warning !! "EUngg..." Naomi melenguh saat Fahlefi memberikan ciuman di sepanjang lehernya. Mata Naomi masih terpejam menikmati sentuhan yang Fahlefi berikan. Sapuan itu kembali turun ke belahan d**a Naomi dia selalu tidak sadarkan diri kalau Fahlefi sudah dengan aksinya. Entah sejak kapan dadanya sudah terbuka, pengait bra sudah tidak lagi bertugas menahan bukit kembarnya, kini tangan itu menyusup di tubuh Naomi mereka tidak sadar bawah sudah waktunya jam pulang kantor sepertinya mereka berdua akan pulang belakang lagi hari ini. " Aghhh sakit " Mas. jerit Naomi karena Fahlefi meremas p******a Naomi cukup kuat. Protes itu tidak di gubris oleh Fahlefi. Kini dia kembali mengigit puncak p******a Naomi membuat Naomi kembali menjerit. "Mass shakiiit !". Ucap Naomi sembari mendorong Fahlefi d

