"Menikah?" Selamet mengangguk pelan. Tersenyum maklum, mendapati keterkejutan di wajah Anin. Sama halnya ketika dia menginformasikan hal tesebut pada Elard. Saat ini, Selamet tengah berada di rumah Bu Ati. Yang menjadi tempat tinggal sementara Anin. Pasca rumah peninggalan orangtua gadis itu dibakar massa. Sejujurnya, Selamet sempat ragu untuk menyampaikan berita ini pada Anin. Karena dari beberapa hari terakhir, kondisi gadis itu belum pulih sepenuhnya. Terutama dari sisi mental. Tapi dia terpaksa mempercepat semuanya agar bisa jelas. Tak mau menunda-nunda karena takut hal tersebut di manfaatkan oleh orang-orang Juragan Romi, yang bisa saja akan kembali memprovokasi warga. Selamet tak bisa membayangkan, apa yang akan mereka lakukan pada Elard dan Anin nantinya? Jadi sekarang, dia

