Asri terisak pelan sambil menutupi seluruh tubuh polosnya dengan selimut putih, ia begitu marah dan kesal pada suaminya. Bilangnya kalau melakukan hubungan suami-istri itu nikmat, nyatanya ketika dirasakan malah terasa aneh dan sangat sakit. Enak dari mananya? Asri inginnya berjalan menuju kamar mandi, tetapi ia tidak bisa. Tadi ia sudah mencobanya, inti tubuhnya masih terasa perih karena belah duren yang Rusma lakukan padanya beberapa jam lalu. Asri menatap Rusma yang tertidur di sampingnya dengan tenang, sebal melihat wajah suaminya yang nampak tenang tanpa ada rasa beban itu. Tak tahukah suaminya kalau dirinya masih menangis karena masih merasa perih di situ? Suaminya benar-benar jahat! Rusma terbangun ketika mendengar isakan tangis itu, pria itu tak perlu takut atau berteriak ketika

