Setelah membangun Tenda, semua siswa serta pembimbing kini tengah makan siang di penginapan. Semuanya tampak makan dengan lahap, sesekali disertai canda dan tawa siswa yang kadang melontarkan guyonan. Tesa menatap semua itu dengan senyum tipis. Dirinya memang memutuskan untuk makan sendiri di tempat yang terpisah. Tak lama ponselnya kembali bergetar, tertera nama Langit di sana. Tesa masih bimbang apakah ia harus menerima atau menolak panggilan telepon itu. Setelah beberapa menit panggilan itu hanya dibiarkan oleh Tesa akhirnya mati juga, tetapi satu pesan dari Sora muncul di notifikasi atas. Tesa membuka pesan dari Sora yang isinya sangat mengejutkan bagi dirinya. Bagaimana tidak jika isinya Sora mengatakan pada Tesa kalau lelaki itu sudah sampai di hutan tempat Tesa berkemah. Gadis

