Rae mengamati dirinya sendiri di depan kaca. Gadis yang ada di hadapannya seperti bukan dirinya. Rae yang selama ini ada adalah Rae yang tidak pernah memakai rok, tidak pernah memakai make up, dan tidak pernah memakai sepatu setan seperti yang dia kenakan hari ini. Dave sedang menunggu di luar kamarnya. Seperti yang selalu dilakukannya seminggu ini, pria itu datang membawakan baju kerja untuknya. Walaupun Rae sudah menolaknya dengan sekuat tenaga. Akan tetapi pria itu benar-benar bukan orang yang terbiasa ditolak. Mengingat Dave kembali membuat pipi Rae memerah. Semalaman dia tidak bisa tidur karena mengingat tindakan bodohnya mencium pipi pria itu. Rae merasa seperti seorang jalang saja. Dia sendiri juga tidak tahu apa yang membuatnya bisa mencium Dave. Rae malu. Dave bahkan masih terse

