Chapter 19

1457 Words

Rae menatap bangunan yang ada di hadapannya dengan sedih. Hatinya ragu. Apa dia harus turun? “Rachel, ada apa, Nak?” Suara Jacqueline, ibu tirinya, membuyarkan lamunannya. Rae menoleh dan tersenyum. “Tidak apa. Aku turun dulu ya?” Ucap Rae sambil membuka pintu taksi. “Jangan lama-lama, Sayang,” seru ayahnya mengingatkan. Rae mengangguk dan melangkah ragu memasuki bangunan itu. Bangunan itu adalah apartemen Dave. Entah mengapa Rae kemari. Jamie yang memberinya alamat ini. Rae tahu dia tidak akan menemukan siapa pun di sana. Seorang resepsionis tersenyum ramah menyambutnya. “Selamat pagi, Miss, ada yang bisa saya bantu?” Rae mengangguk dan tersenyum. “Apa aku bisa ke apartemen Sir Cromwell?” “Mohon maaf, Miss, Sir Cromwell sedang tidak ada di tempat.” “Tidak bisakah aku ke sana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD