Saat itu juga Alden menyadari bahwa dia seharusnya tidak berada disini. Seharusnya dia ada disisi Eliona saat ini. Meski telah tiada, tetapi bayi itu juga adalah bayinya. Kenapa dulu dia tidak berusaha lebih gigih kepada orang tua Eliona untuk mengetahui keberadaan gadis itu? kenapa dia hanya pasrah begitu saja dan menunggu waktu yang mempertemukan mereka? Mereka bahkan tidak pernah mengatakan bahwa Eliona hamil! Demi Tuhan! Kedua mata Alden terbuka lebar. Tentu saja, Eliona memang bisa bersama siapapun. Dia bisa menemukan pria yang lebih baik dan melakukan apa yang pernah mereka lakukan. Tapi… tidak bisa. Alden tidak rela. Dia tidak bisa. Dia tidak sanggup melihat Eliona bersama pria lain. Ketakutan akan masa depan macam itu membuat Alden menyadari apa yang sebenarnya dia inginkan dari

