Kehamilan Anggita telah memasuki bulan ke tujuh, tiada hambatan yang berarti selama menjalani kehamilan. Mual muntahnya mulai berhenti di bulan ketiga. Dia justru terlihat sangat bersemangat untuk bekerja. Dia membuat beberapa cerita yang sangat baik dan diterima oleh pembacanya. Di bulan ke tujuh ini, dia hendak menemui Donna, dokter memperbolehkannya naik pesawat setelah melihat riwayat kesehatannya. Anggita dan Raiz keluar dari bandara di kota kelahiran orang tua Donna, mereka dijemput oleh mobil dari pihak hotel yang telah mereka reservasi. Driver itu cukup tua, mungkin usianya sudah diatas enam puluh tahun, namun dia masih tampak prima. Dia berkata hotel tempatnya bekerja memperbolehkannya untuk tetap bekerja selama dia mampu. “Pak kami mampir ke kedai makan Donna ya,” tutur R

