Amsterdam, Belanda. Sore yang cerah dengan pemandangan yang indah. Langit berwarna biru dengan iringan awan, Calvin duduk di pelataran cafe outdoor, memainkan ponselnya dengan santai. Pakaiannya sangat perlente dengan mantel panjang berwarna hitam, udara mulai dingin karena memasuki musim gugur. Terdengar suara keributan tak jauh dari tempatnya berada, dia tak peduli. Tak lama Hendra datang membawakan dua cangkir kopi dan meletakkan di meja. Beberapa orang berjalan menuju arah keributan, lalu terdengar desas desus kata kasihan dan Indonesia yang mereka ucapkan secara samar. Calvin menjulurkan lehernya, melihat ke arah kerumunan dari tempatnya berada. Hendra yang mengerti rasa penasaran Calvin pun beranjak. “Saya cari tahu dulu, sepertinya mereka menyebut Indonesia,” ucap Hendra. Se

