Menemukan Amanda

1128 Words

Tiba-tiba saja seseorang menyahut dari arah pintu dan membuat mereka berdua terkejut. “Justru karena kau meminta dia mundur, kau sedang menyatakan kekalahanmu sebelum kompetisi!” Suara itu berasal dari Thomas. Pria yang sudah mendengar obrolan mereka dari balik dinding. Thomas merasa geram juga karena Amanda diperlakukan seperti itu. Thomas berjalan mendekati Amanda kemudian berdiri di dekat piano. Pria yang mengancam Amanda menatap tajam ke arahnya. “Aku tidak akan kalah!” katanya. “Menurutku Amanda juga tidak perlu berlatih di sini lagi, sebab permainan indah darinya bisa kau tiru mentah-mentah dan kau praktikkan saat kompetisi,” sahut Thomas. Pria itu tertawa miring. “Kau kira teknik bermainnya bagus? Masih sangat kasar!” “Lalu kenapa kau gusar? Bukankah harusnya kau tidak perlu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD