“Kemarilah, kenalkan temannya yang lain juga.” Wanita itu menariknya dan membawa Amanda ke tengah-tengah. Amanda memandang malu mereka dan lebih banyak menunduk. Thomas ingin melihat respon Amanda saat berada di tengah keramaian. “Mmh, aku permisi. Ingin mencari teman-teman yang lain,” kata Amanda, sambil menunduk sedikit kemudian berbalik arah. Meninggalkan mereka semua dengan kebingungan. “Thomas, dia kenapa?” tanya wanita itu. “Aku tidak tahu,” jawab Thomas. “Dia pacarmu?” tanya pria yang berdiri di hadapannya. “Bukan,” jawab Thomas. “Ah, syukurlah! Aku lega mendengarnya. Tadi aku melihat matanya sedikit berbeda dan sudah kuduga kalau Thomas tidak mungkin punya kekasih seperti itu,” sahut salah satu dari mereka kemudian tertawa. “Tapi dia cantik!” sahut wanita tadi. “Haha, teta

