14. Jiwa yang kembali

1119 Words

Cukup lama Malvadoz dan Gia berada di dalam ruangan itu, bahkan tubuh Gia masih belum bergerak sama sekali dari ranjang. Sedangkan Marc dan Ollmund tetap siaga di depan kamar untuk menjaga jika terjadi sesuatu di sana. Sementara Allmith ke luar dari rumah itu untuk menemui tiga dewa yang masih duduk di seberang pembatas. Allmith tersenyum miring, ia seperti sedang mengejek ke tiga dewa itu. Asreus melihat Allmith yang sedang berdiri di depan rumah dengan wujud manusia biasa. Hal itu membuat Asreus yakin jika jebakan di sana tidak akan sampai di pintu masuk. Asreus berubah wujud menjadi bayangan, dan masuk ke dalam pembatas. “Bodoh*, apa kalian para dewa memang sangat bodoh*?” tanya Allmith. Asreus menarik pakaian Allmith dan hampir menghajar pria itu. Tetapi Rhuvlous menahan Asreus unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD