47. Lamaran Ber-gairah

1735 Words

“Lho mau ke mana? Kok buru-buru?” tanya ibu Keilana yang berjalan dari arah dapur. “Sudah malam bu, Marsha mengantuk,” ucap Keilana yang diiyakan oleh Marsha. “Lho kita belum ngobrol banyak,” tukas Tiana. “Nanti disambung lagi Bu, besok kita pasti lembur buat laporan untuk ulang tahun Mall,” ucap Marsha tak enak hati. “Oh iya juga, ya sudah tunggu sebentar ya, Nak,” ucap Tiana yang kemudian berjalan menuju kulkas, dia sudah menyiapkan beberapa masakannya yang bisa disimpan di kulkas agar Marsha tinggal menghangatkan saja jika mau makan. Beberapa aneka olahan daging dan bakso yang dibuatnya sendiri. Marsha menerima bungkusan besar itu yang kemudian dibawakan oleh Keilana. “Ibu kok repot-repot?” ujar Marsha. “Kamu kan tinggal sendirian pasti repot kalau masak dalam porsi kecil, jadi ib

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD