32. Lebih Dari Teman

1740 Words

“Separah apa Rel kemarin?” tanya Keilana. Sama seperti Mitha, Darel pun cukup bingung dengan reaksi Keilana yang begitu panik, tampak sekali raut wajah khawatir yang ditunjukannya. “Euhm itu,” ucap Darel melirik Marsha yang lagi-lagi menatapnya dengan tatapan tajam. “Aku yang tahu kondisi tubuhku. Sekarang aku baik-baik aja. Oke? Sebaiknya aku pesan ini,” ujar Marsha mengambil kertas menu sekaligus pesanan itu hingga Keilana kemudian berdiri dan menghela napas panjang untuk membuang rasa gusar. “Biar aku saja,” ucap Keilana mengambil kertas pesanan dari tangan Marsha. Marsha melepas kertas itu begitu saja, lalu melipat tangan di d**a. Menatap Darel dengan pandangan kesal. “Mas Kei kok marah banget ya?” tanya Mitha. Marsha masih menatap tajam Darel seperti seorang kakak yang memelototi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD