Bab 184 Ketakutan Briana

1213 Words

Wanita energik itu buru-buru menghampiri kakeknya dengan wajah bersalah dan panik. “Maaf! Aku tidak bermaksud membuat kakek ketakutan! Apakah kakek baik-baik saja?” Pak Danu melambaikan tangannya dengan kesal ketika sang cucu menghampirinya. “Aku baik-baik saja. Tapi, kalau kamu seperti itu setiap waktu, penyakit jantungku bisa kumat lagi! Apa kamu begitu tak sabarnya menerima warisanmu? Anak nakal! Kamu cucuku satu-satunya! Mau kuberikan ke mana semua hartaku kalau bukan untukmu?!” “Kakek! Kakek bicara apa? Tentu saja aku tidak bermaksud begitu! Ayo, duduk dulu!” ucapnya dengan wajah hampir ingin menangis, membantu pria tua menuju sofa di ruang tamu. Ketika mata Emmy bertemu dengan sosok dingin dan tampan di sebelah kakeknya, jantungnya berdebar kencang! “Ya, ampun! Raizen Sinclair?!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD