Sedari tadi Awina memeluk lengan Gala dengan erat, enggan suaminya ini bergerak hanya boleh menemaninya. Tak biasanya ia bersikap seperti ini, terbiasa apa-apa mandiri dulu membuat Awina menjadi wanita tangguh namun saat Awina kembali dihadapkan dengan Gala jiwa manja-manjanya kembali. Hingga putri mereka saja sementara di ungsikan di rumah orangtua Gala. Kejadian tadi membuat Awina trauma, bisa-bisanya klien yang dulu ia anggap berperilaku baik dan sangat berdedikasi ternyata orang gila yang diam-diam menginginkan Awina untuk dijadikan istri kedua. Dari awal saja Gala sudah merasa aneh dengan Fachri sejak pertama kali dirinya bertemu dengan Fachri, bahwa menaruh hati pada istrinya kala itu. “Pindah aja yuk ke kamar biar kamu bisa tiduran begini.” “Di kamar kita bisa kan buat lihat fil

