Rian melangkah mendekati Olivia. “Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu. Mulai sekarang aku akan bicara denganmu dengan panggilan ‘aku dan kamu’. Karena aku sadar, hubungan kita sudah gak sedekat dulu, Vi.” Olivia tak peduli dengan ucapan Rian. “Langsung aja. Siapa yang ingin ketemu sama aku? kenapa juga kamu mengajak aku kesini? lalu...foto itu. Kenapa kamu gak membuangnya?” tanyanya sambil menatap foto pernikahannya dengan Rian. Pernikahan yang Olivia pikir akan membuatnya bahagia. Apalagi ia menikah dengan cinta pertamanya, sahabat masa kecilnya, dan pria yang selama ini selalu menjadi tempatnya bersandar. Pria yang selalu ada disaat ia merasa terpuruk. Pria yang bahkan sudah mengisi hatinya selama bertahun-tahun. Tapi, tak disangka, justru pria itu juga yang telah menghancur

