Chapter 10. Tentang Dia

1813 Words

Semilir angin malam berhembus, menerpa wajah cantik Dhea dan menerbangkan helaian rambut hitam kecoklatanmiliknya yang tergerai indah. Malam semakin larut dengan Hembusan angin yang semakin kencang, membuat tubuh Dhea yang hanya tertutup pakaian tidur tipis itu menggigil kedinginan. Meskipun begitu, ia enggan beranjak dari balkon kamarnya. Dhea menatap hamparan bintang yang terlihat terang di hamparan langit malam, lalu tersenyum. Masih jelas dalam ingatannya tentang dia, dia yang begitu berarti dalam hidupnya, separuh jiwanya, pelindungnya dan kebahagiaannya—sebelum semua itu terenggut secara paksa dan meninggalkan sebuah luka. Dhea memejamkan matanya, menikmati hembusan angin yang membelai wajahnya dengan lembut membuatnya seolah merasakan kehadiran dia. Kembali, ingatan tentangnya dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD