Ica POV Aku mengeratkan pelukanku pada pinggang Hero saat pria itu melajukan motornya membelah jalanan ibu Kota. Pulang Sekolah adalah saat yang aku nanti-nantikan. Entah kenapa aku merasa ingin segera bertemu dengan ibu. Hero mengantarku pulang dan semuanya akan kembali menjadi malam. Saat Hero menjemputku, semuanya kembali pagi. Aku tidak tau bagaimana dengan kegiatan setiap hariku yang itu itu saja. Tapi, aku menikmatinya. Menjadi cantik ternyata tidak semenyenangkan itu. Banyak mereka yang munafik, dan tiba-tiba mau menjadi temanku. Aku malah merasa, seperti di kelilingi orang-orang yang tidak tulus berteman denganku. Mungkin itu risiko menjadi Ica yang sekarang. Ica yang di sukai banyak orang karena dia Cantik dan ternyata anak orang kaya. Tapi entah kenapa, aku lebih suka menjad

