18. My Hero

887 Words

"Hero!! Heroo!!" Sudah kesekian kalinya aku memanggil nama Hero. Namun, cowok itu belum juga menghentikan langkahnya membuat aku terpaksa mengikuti langkah kaki jenjangnya itu. "Heroo!! Lepas!!" kataku sambil menyentakkan tangan kasar. Sedetik kemudian cekalan tangan Hero di pergelangan tanganku terelepas. Hero membalikan tubuhnya. Dia marah. "Kamu sebenernya kenapa sih?" kataku meminta penjelasan pada Hero. Entahlah, mungkin Mood nya sedang buruk hari ini. Sejak pagi tadi, saat Hero meninggalkan aku sendiri dan saat ini pun dia menarik tanganku dengan kasar. Pergelangan tanganku sakit, belum juga cakaran cakaran dari kuku bungan yang meninggalkan luka dan darah di tanganku. Aku meringis kesakitan merasakan perih di tanganku. Tidak lagi memperdulikan Hero yang menatapku dengan tat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD