DOKTER BEDAH FAVORIT

670 Words
21.00 wib Yasmin sudah berada di Nurse Station, duduk cantik dengan seragam perawat nya dan sedang melakukan operan dengan teman sejawat nya yang shift sore. "Dokter Angga seperti biasa belum visite ya" Ujar Cici kepada Yasmin "Berapa jumlah pasien dokter Angga?" Tanya Yasmin malas. " Hanya satu dan itu pasien VVIP tadi sudah aku hubungi dan beliau bilang akan visite agak malam, untuk pasien nya juga sudah di informasikan kalau dokter Angga akan telat visite. Seperti nya si dokter memang sengaja ingin visite bersama mu" kekeh cici Yah... dokter Angga memang sering di jodoh jodohkan dengan Yasmin karena memang sang dokter kerap kali terciduk sedang menatap Yasmin dengan tajam dan jika Yasmin sedang berdinas dia hanya ingin ditemani visite oleh Yasmin dengan alasan karena Yasmin adalah perawat yang pintar mendampingi nya untuk tindakan. Dokter Angga adalah salah satu dokter bedah favorit. Dia tampan dan juga mapan. Namun sayang nya belum ada satu wanita pun yang bisa meluluhkan hati dokter tampan itu dan teman teman Yasmin berharap jika Yasmin yang bisa membuat dokter tampan itu bertekuk lutut. Yasmin menghela nafas lelah. Sebenar nya selama beberapa bulan bekerja disini sudah kerap kali dia dilecehkan dokter tampan itu. Entah itu memegang tangan secara tiba tiba, mengelus punggung atau pun merangkul pinggang. Dokter tampan itu juga sudah sering kali mencoba mencium bibir Yasmin secara tiba-tiba membuat Yasmin membatu dan tak tau harus berbuat apa. dr Angga pun kerap kali menawari Yasmin untuk menjadi simpanan nya. 'Benar-benar dokter b******k' batin Yasmin. Namun Yasmin tidak ingin membuat image dokter tampan itu hancur, walau bagaimanapun itu adalah masalah pribadi mereka dan yang terpenting lagi Yasmin tidak ingin kehilangan pekerjaan nya karena jika dia nekat melawan dan mempermasalahkan itu semua sudah pasti dia akan kalah, apalah daya dia yang hanya orang kecil tak punya kuasa. Semua orang pasti akan membela dr Angga. Dokter tampan itu selalu membuat masalah dengan ketidak profesionalan nya dalam bekerja. Bagaimana mungkin dia masih sempat-sempat nya mencuri ciuman dari Yasmin saat perjalanan visite keruangan pasien nya? Yasmin benar-benar jengkel. Apalagi sekarang pasien nya yang tersisa adalah pasien VVIP yg ruangan nya berada jauh di belakang dan melewati beberapa tempat yang sepi. "Selamat malam" sapa hangat suara seseorang di hadapan Yasmin membuyarkan lamunan gadis cantik itu. 'Ah baru saja difikirkan dia sudah ada dihadapan' gerutu Yasmin "Selamat malam dokter Angga" sapa Yasmin lembut Senyuman dan tatapan tajam dokter itu membuat Yasmin bergidik ngeri dan firasat nya mengatakan akan terjadi sesuatu yang tidak tidak diperjalanan visite nanti. "Kemana yang lain nya?" Tanya dr Angga yang tanpa segan langsung duduk disamping Yasmin. "Sedang keruangan pasien dok, apakah kita mau visite sekarang juga dok?" Tawar Yasmin karena risih dengan posisi duduk mereka yang sangat rapat "Santai saja, aku sudah menyelesaikan semua visite ku diruangan lain. Kita tunggu saja sampai teman teman mu kembali ke NS, selagi menunggu aku bisa mengisi status pasien ku dulu?" Yasmin segera memberikan status pasien kepada dr Angga. Beberapa menit menunggu teman-teman Yasmin tak kunjung kembali dari keliling ruangan pasien membuat Yasmin gelisah. "Kenapa kau gelisah seperti itu sayang?" Tanya dr Angga sambil merangkul pinggang Yasmin yang dari tadi bergerak gelisah. "Ah tidak apa-apa dok" Yasmin menepis tangan dr Angga yang berada di pinggang nya. "Selamat malam dokter Angga yang selalu tampan" sapa Naya teman sejawat Yasmin yang memang agak centil itu membuat Yasmin menghela nafas lega. "Ah selamat malam juga Naya, apakah kalian sudah selesai keliling ruangan pasien nya?" Tanya dr Angga sembari melepas rangkulan nya di pinggang Yasmin "Sudah dok silahkan visite biar saya yang menggantikan Yasmin menjaga NS, maaf ya dok sudah menunggu" "Tak masalah" jawab dr Angga santai "Ayo Yasmin seperti nya kita akan lama di ruangan pasien ini karena sejak tadi mereka sudah tidak berhenti lagi menelpon ku untuk komplain" lanjut dr Angga sambil terkekeh. Yasmin tau pasti itu adalah alasan dr Angga karena setau Yasmin pasien VVIP yg dipegang dr Angga ini adalah pasien yang paling baik dan tidak pernah banyak mau meskipun mereka kelas VVIP. 'Ah kali ini dia akan menyekap ku dimana lagi' gerutu Yasmin **
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD