Surat Cerai

1507 Words

Nidya begitu menikmati waktunya bersama pria pujaan hatinya. Meski hubungan mereka diawali dendam, tapi entah mengapa Nidya malah tertarik kepada cinta lamanya itu. "Apa kamu menikmati malam ini?" tanya Mat memeluk Nidya dari belakang. "Mereka pasti sedang mencari kita," jawab Nidya mengalihkan pembicaraan yang sama sekali tak diinginkan oleh Mat. Pria itu lalu memutar tubuh Nidya hingga wajah mereka saling berhadapan dengan jarak yang begitu dekat. "Aku ingin menikah denganmu," ucap Mat membuat Nidya terkesima mendengar ucapannya. "Me-menikah?" "Iya, setelah pulang dari sini aku akan datang menemui Papah dan Mamah." Nidya memalingkan wajahnya kemudian menepis tangan Mat yang memegangi bahunya. "Sayang kamu mau kemana?" Nidya mempercepat langkah kakinya lalu masuk ke dalam kamar mand

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD