Ciara merasa terganggu saat mendengar suara ponselnya berdering. Astaga, Ia melupakan Alice. Dengan hati-hati wanita itu menyingkirkan lengan Jeffrey dari tubuhnya. Kemudian turun dari tempat tidur dan segera meraih ponselnya. "H-halo?" Sapa Ciara diseberang sana. "Ciara, saya hanya mau mengabari bahwa keadaan Alice sudah kembali normal. Sekarang Ia sedang menangis karena mencarimu. Bisakah kau segera kemari?" Ucap seorang perawat disana. Ciara merasa lega karena Alice sudah sadar dari kritisnya. Ternyata gadis kecil itu kuat seperti dirinya. "Terimakasih, Suster. Saya akan segera kesana." Sambungan telpon terputus. Wanita itu menaruh ponselnya diatas nakas. Kemudian Ciara segera berjalan masuk ke dalam kamar mandi milik Jeffrey. Ia memandang tubuhnya didepan kaca. Ada beberapa bekas ya

