Luka Tusukan

1564 Words

Bayangan pesta bikini yang mengerikan baginya belum juga hilang. Siapa yang tak takut? Terlebih ketika Peter sengaja mengirim rekaman CCTV malam itu. Ya jangan ditanya lah apa yang terjadi. Ia juga sudah menduganya. Ia memang sudah pulang dari pesta waktu itu. Tapi kejadian itu rasanya masih seperti baru beberapa jam yang lalu terjadi. Aku tunggu di kontrakan malam ini. Awas kamu kalau gak datang! Aku akan sebar foto-foto kamu! Ia tentu takut lah. Akhirnya beranjak dari tempat tidur. Ia mandi dan buru-buru bersiap-siap. "Mau ke mana, mbak?" Adiknya jelas bertanya lah. Ia hanya berpamitan pada ibunya untuk kembali ke kos temannya. "Kasihan dia sendirian di kos." Ya itu memang hanya bohongan. Ia tak punya alasan lain. Hanya dengan itu akan diizinkan. Akhirnya ia pergi dengan naik oj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD