************* Setelah mendengar penjelasan thalia ,nina langsung meminta untuk di antarkan ke rumah ayahnya itu .Walaupun kebersamaan mereka sangat singkat ,dan juga hubungan mereka berdua tidak terlalu dekat ,namun nina juga merasakan kesedihan saat mengetahui kabar tentang ayahnya itu . Apalagi tentang mamanya yg sudah meninggal 3 bulan yg lalu , rasanya hati nina hancur . Dan juga ,dia memikirkan perasaan adiknya yg tentu saja lebih hancur darinya . "Iya iya ,kita sekarang kesana .Udah ya sayang jangan nangis terus,nanti babynya kenapa kenapa ." bujuk abraham sambil menuntun nina ke mobilnya . Nina tak menghiraukanya,dia terus saja menangis bahkan sampai di dalam mobilpun masih lanjut . "Pakai mobilku saja , biar lebih efisien." thalia mengangguk ,lalu dia segera masuk kesalam mob

