Part 179

1454 Words

***************** Pagi itu, rumah tepi danau itu bermandikan cahaya musim gugur yang keemasan, lembut menyapu atap sirap dan memantul di permukaan air yang tenang. Udara sejuk dan segar menusuk kulit, membawa serta bau kopi kental yang baru diseduh dan aroma manis croissant panggang yang baru keluar dari oven. Aroma hangat ini berpadu sempurna dengan bau tanah basah dan honeysuckle dari pagar halaman belakang. Semalam, gemuruh euforia perayaan pernikahan Jord dan Alisya masih terasa, namun kini digantikan oleh ketenangan yang lembut, seperti selimut beludru yang menyelimuti seluruh rumah. Mereka semua kini tengah menikmati sarapan di taman belakang rumah. Sebuah meja kayu panjang, dipenuhi hidangan, menjadi pusat dari suasana penuh keceriaan dan keakraban. Obrolan hangat penuh kekeluarga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD