Pesaing Baru

1159 Words

**Bab 104: Pesaing Baru** “Bagaimana kau bisa berasumsi dia tidak akan mendengarmu kalau kau bahkan tidak mencobanya?!” seru Anindira kesal. Ia mendorong Pria Srigala itu dengan tangan kecilnya. Namun bukannya pria itu yang mundur, justru Anindira sendiri yang terpental ke belakang—dan langsung ditahan Halvir sebelum tubuhnya kehilangan keseimbangan. Anindira sama sekali tidak menyadari bahwa dua pria Safir itu kini saling menatap dengan tajam, aura mereka kembali beradu, dan dirinya berdiri tepat di antara keduanya sebagai satu-satunya pembatas. Namun ia merasakan sesuatu. Ketegangan itu berbeda dari sebelumnya—lebih berat, lebih personal. Melalui koneksinya dengan Halvir, ia merasakan gejolak yang tidak sepenuhnya berasal dari niat bertarung. Anindira refleks meletakkan tangannya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD