**Bab 086: Penghormatan ** Hans menyeka keringat dari dahinya sambil menatap Halvir yang sudah berdiri tegak, tanpa luka berarti. Bau darah dan keringat Hyena masih melekat di udara, tapi Halvir tampak santai, seperti tidak terpengaruh sama sekali. ''Hei, mau ke mana?'' tanya Hans, menatap Halvir dengan mata setengah kesal. ''Membawa Anindira turun tentu saja!'' jawab Halvir dengan tegas, tanpa ragu. Hans menghela nafas panjang, kemudian menegakkan badan sambil melirik ke arah tubuhnya yang penuh goresan. ''Bereskan dulu kekacauan ini!'' serunya keras, suaranya nyaris terdengar seperti menggerutu. ''Dia akan takut nanti…'' ''Hans betul, kita bereskan dulu ini!'' sahut Gavriel, menambahkan, tapi matanya tetap fokus pada Halvir, siap mengambil langkah strategis bila dibutuhkan. Halvir

