**Bab 078: Pertama Bagi Halvir** Halvir membawa Anindira ke salah satu dahan pohon raksasa, dedaunannya lebat dan tebal, cukup untuk menyembunyikan mereka dari pandangan dunia di bawah. Udara pagi yang dingin merembes ke kulit, tapi suasana di dahan itu terasa aman, jauh dari keramaian dan hiruk-pikuk perjalanan. Anindira duduk menyamping di pangkuan Halvir, meringkuk erat dalam pelukan hangatnya. Tubuhnya menggigil, hasil dari perjalanan cepat penuh lompatan dan lari tanpa henti. Namun tangan Halvir yang besar merengkuhnya dengan lembut, menutup kedua kaki kecilnya dalam genggaman hangat, seolah menyalurkan kehangatan dari tubuhnya sendiri. Anindira hendak bertanya—tentang mengapa Halvir membawanya ke sini, atau tentang sikapnya yang tiba-tiba—tetapi sesuatu di pelukan itu membuatnya r

