**Bab 151: Kejutan Tak Diduga** Beberapa waktu kemudian, Hans turun dari atas pohon. Begitu kakinya menjejak cabang yang lebih rendah, ia langsung melihat Halvir, Gavriel, dan Ruvi masih berdiskusi dengan wajah-wajah serius. ''Huft…'' Hans mengembuskan nafas panjang. ''Pantas saja dia tidak segera naik. Dia bahkan tidak sadar kalau Anindira sedang mencarinya.'' Di sisi lain, Gavriel jelas berusaha mengalihkan perhatiannya. Jika ia lengah sedikit saja, pandangannya akan terangkat ke atas—ke arah cabang tempat Hans dan Anindira tadi berada—dan hatinya akan semakin remuk. Karena itu, ia memaksa diri tetap fokus pada pembicaraan di hadapannya, meski pikirannya tak sepenuhnya hadir. ''Gavriel, apa yang kau lakukan di sini?'' tanya Hans, suaranya tenang namun tegas. ''Ah!'' Gavriel tersent

