**Bab 209: Lev dan Tocho** Mischa, Halvir, dan yang lainnya segera bergegas ke gerbang desa, di mana sosok-sosok penting sudah menunggu. “Kalian…! Raja Singa,” seru Mischa, matanya membulat saat menyadari siapa yang datang. Kekagetan dan rasa hormat bercampur, membuat suaranya terdengar sedikit tercekat. “Raja… Tocho… Kalian datang!” seru Halvir, langkahnya seketika tegas. Sorot matanya penuh kewaspadaan, namun ada rasa lega yang samar. “Halvir, bagaimana keadaannya?” tanya Raja Tocho tanpa basa-basi, menatap Halvir dengan tajam. Nada suaranya tegas, tapi tersirat kekhawatiran yang mendalam. Halvir sedikit kebingungan, tidak tahu harus mulai dari mana. “Anak bodohku, yang jadi rekanmu berpasangan!” seru Raja dengan nada mendesak, matanya menyala menandakan kekhawatiran dan urgensi.

