Permintaan Maaf Zia

1361 Words

**Bab 190: Permintaan Maaf Zia** Anindira segera turun bersama Gavriel setelah menyelesaikan pembicaraan singkat dengan Hans dan Halvir. Begitu kaki mereka sampai ke bawah, Zia langsung menoleh. Wajahnya basah oleh air mata, nafasnya terengah, seolah baru saja berlari tanpa henti. “Zia, ada apa?” sapa Anindira lembut, namun waspada. Zia langsung melangkah maju, hampir tersandung oleh emosinya sendiri. “Dira… maaf… maafkan kakakku, kumohon…” suaranya bergetar, kata-katanya berkejaran tanpa jeda. “Dira, Kak Adrik orang baik… dia sangat baik… dia selalu berusaha memahamiku… dia sangat menyayangi kami, saudara-saudaranya…” Zia terisak, dadanya naik turun cepat. “Aku yakin dia akan menjaga Atthy… dia akan… dia pasti—” “Zia… Zia…” Anindira segera memotong, tangannya terangkat menahan ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD