**Bab 145: Melepas Ego** Ruvi dan Koza bisa merasakan jelas, Halvir tak bisa meninggalkan Anindira saat ini. Mereka tak tega memaksanya. Empati mereka bukan hanya untuk Halvir, tapi juga untuk Anindira, yang kini benar-benar membutuhkan perhatian lebih. “Halvir, kau dengarkan aku…” suara Ruvi memanggil dari cabang pohon di atasnya. Anindira tak bisa mendengarnya, tapi Halvir menangkap setiap kata. “Aku akan pergi lebih dulu. Aku memeriksa wilayah barat, kemudian ke utara. Kau jagalah Anindira. Jangan paksa dia mengerti dirimu… Aku takut itu akan buruk untuknya, juga untuk kandungannya. Aku akan memanggil beberapa orang berjaga di dekat sini, tenangkan Anindira. Kau harus sabar, beri dia waktu. Koza juga akan tinggal menemani Ezra. Jangan khawatir! Perimeter, aku bisa tangani sendiri.”

