Cerita Lila

1244 Words

**Bab 131: Cerita Lila** Memori Hans tentang kata-kata Anindira berhenti di situ. Ia menarik nafas panjang, menatap Halvir dan Gavriel dengan mata yang masih basah, lalu mulai menceritakan kembali apa yang dikatakan Anindira. Halvir dan Gavriel hanya bisa terdiam, hati mereka bergetar. Mereka menatap sosok Anindira—wanita kecil yang terlihat rapuh, yang tampak bisa hancur dengan satu sentuhan kasar—namun memiliki keteguhan hati yang luar biasa. Bagaimana mungkin ia bisa tersenyum ceria, tetap lembut dan tenang, meski tahu bahwa kematian bisa datang padanya kapan saja? Setelah itu, Halvir dan Gavriel naik ke rumah Anindira untuk tidur bersamanya. Hans telah memastikan bahwa Anindira akan tidur sangat nyenyak; kecuali jika ia benar-benar perlu ke kamar mandi, ia tidak akan terbangun. Tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD