Terlanjur

1352 Words

**Bab 052: Terlanjur** Sudah lebih dari seminggu berlalu, namun kondisi Anindira masih belum menunjukkan perkembangan berarti. Tubuhnya tetap panas, napasnya naik turun lemah, dan kesadarannya tak kunjung kembali. Keadaannya masih sangat mengkhawatirkan. Halvir duduk di sisi ranjang, menyeka tubuh Anindira dengan kain hangat. Gerakannya hati-hati, nyaris penuh ketakutan—seolah satu sentuhan kasar saja bisa merenggutnya pergi. ''Hans, Anindira tidak menunjukkan kemajuan sama sekali,'' ucap Halvir pelan, namun jelas menyimpan kegelisahan. Hans berdiri di sisi lain, memperhatikan denyut nadi dan warna kulit Anindira. ''Eum,'' jawabnya sambil mengangguk. ''Kondisinya memang masih mengkhawatirkan. Pendarahan di dalam organ kewanitaannya belum sepenuhnya pulih. Demam ini reaksi alami dari l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD