Buah Tangan

1129 Words

**Bab 115: Buah Tangan** Halvir memang hampir selalu tanpa ekspresi. Wajahnya dingin, sikapnya acuh tak acuh, dan kehadirannya sering kali terasa seperti tembok yang sulit ditembus. Namun itu tidak berarti ia bodoh atau polos. Ia sangat menyadari potensi yang dimilikinya—dan lebih penting lagi, ia tahu bagaimana dunia memandang kekuatan tersebut. Gavriel dan Hans tampak berasal dari keluarga berbeda, namun itu tidak pernah berarti mereka diabaikan. Dalam rumah tangga Manusia Buas, hubungan darah dan ikatan keluarga bersifat mutlak. Seorang ayah sambung sekalipun akan langsung terikat dengan anak dari pasangannya—menyayangi mereka dengan tulus, bahkan rela mengorbankan nyawa tanpa ragu. Apalagi Gavriel dan Hans; mereka adalah darah daging Lev dan Tocho sendiri. Anindira tidak ikut campur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD