Iksan terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara di kamar mandi. Sepertinya Farida sedang di dalam. Segera saja pria itu masuk ke dalam kamar mandi ketika mendengar suara Farida sedang muntah-muntah. "Tidak apa-apa kamu Yang?" Tanya Iksan sambil mengelus pelan punggung Farida. "Anak Mas mulai rewel," sahut Farida pelan. Setelah berkumur dan membersihkan bekas muntahannya. Farida bersandar lemah di d**a Iksan. Pria itu langsung mengendong tubuh Farida dan membawanya keluar dari dalam kamar mandi. Dengan hati-hati Iksan merebahkan tubuh Farida di atas kasur. Pria itu lalu bergegas mengambilkan air minum untuk kekasihnya itu. "Sayang tidak apa-apa kan ?" Tanya Iksan khawatir. "Gak apa-apa mas, ini normal buat kehamilan muda seperti aku," sahut Farida. "Mas takut gara-gara semalam k

