17. Kartu Kredit

1018 Words

Mendengar pertanyaan Bibi barusan, Nick pun langsung salah tingkah. Sebab ia memang tidak shalat. "Jangan sembarangan!" ucapnya, kesal. "Hehehe, maaf, Tuan. Syukurlah kalau memang Tuan shalat. Soalnya Nyonya pasti kecewa kalay ternyata Tuan berbohong," sindir Bibi. Ia sengaja karena ingin Nick berubah menjadi lebih baik. Nick tidak menjawab Bibi. Sebab apa yang Bibi katakan memang benar. Sehingga Nick sibuk memikirkan bagaimana jika ternyata Ima kecewa terhadapnya. Rasanya ia tidak sanggup mengahadapi momen seperti itu. "Bi!" ucap Nick. "Iya, Tuan?" tanya Bibi yang sedang merapihkan dapur itu. "Euh, gak jadi," ucap Nick. Ia hampir saja kelepasan menanyakan di mana lokasi masjid komplek tersebut. Beruntung Nick langsung ingat. Jika sampai ia menanyakan hal itu, maka Bibi akan tahu bahw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD