ARGA

1372 Words

Framed Bab 18 Kami akhirnya tiba di rumah George. Mobil berhenti di halaman. Andra langsung turun, lalu membuka pintu belakang dan menarik Miss D keluar dari mobil. Tangannya masih terikat. Aku ikut turun dan mengikuti mereka masuk ke dalam rumah. Di dalam, seorang wanita yang wajahnya mirip dengan George sudah menunggu. Sepertinya itu adiknya. “Bawa dia ke markas,” kata Andra padanya. Wanita itu mengangguk. “Baik.” “Jangan biarkan dia lolos.” “Aku tahu.” Lalu dia bertanya dengan cemas. “Di mana George?” Andra menjawab singkat. “George dibawa ke rumah sakit. Dia tertembak.” Wanita itu terkejut. “Astaga… bagaimana keadaannya sekarang?” “Dia sedang dioperasi,” jawab Andra. “Tenang saja. Dia akan baik-baik saja.” Wanita itu menghela napas lega. “Syukurlah.” Aku yang berdir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD