Tepat pukul empat sore Kai masih sibuk dengan beberapa dokumen yang masih harus lelaki itu pelajari sambil sedikit demi sedikit mengerjakan tugas yang sempat di berikan oleh Mama Serly. Ponsel Kai pun sejak beberapa jam tadi sudah sering bergetar panjang karena mendapatkan panggilan dari Agatha. Kai sengaja tidak menjawab panggilan dari sang Kekasih karena memang hari ini pekerjaan Kantor sangatlah banyak dan juga terasa padat baginya. Apa lagi Kai masih menyesuaikan diri di Kantor Kakek Pratama yang baru saja ia tempati beberapa hari ini. “Tookk..Tookk..” terdengar suara ketukan pintu yang di ketuk sebanyak tiga kali lalu pintunya yang terbuka sebelum dirinya mempersilahkan seseorang yang berada di depan pintu masuk. Bola mata Kai pun beralih pada seseorang yang tak lain adalah Mama Serl

