Danira tidak fokus bekerja. Ia masih membayangkan semua yang dikatakan oleh Kanjeng Mami dan kejadian di ruangan Mas Tejo dua jam yang lalu sebelum Kanjeng Mami memutuskan untuk pulang. Itupun karena diusir oleh Mas Tejo makanya Kanjeng Mami memutuskan untuk pulang. Kalau tidak diusir oleh Mas Tejo. Maka Kanjeng Mami tidak akan mau pulang. Katanya masih mau di sini dan mengobrol sama Danira sembari membujuk Danira untuk rujuk lagi dengan Tejo. Haahhhh… Entah helaan napas berapa kali terdengar dari mulut Danira ini. Dan kepala Danira juga sudah nyut-nyutan. Ini gimana toh?! Danira udah punya Mas Dimas. Terus dia mutusin Mas Diman gitu? Danira ndak bisa melihat wajah murung Mas Dimas yang begitu menatapnya dengan tatapan cinta dan kasih sayang dari lelaki yang sudah menjadi kekasihnya it

