Dengan mata sayup mika memandangi langit-langit kamar yang keseluruhan berwarna putih, mencoba mengontrol kesadaranya ia meraba-raba ponsel pintarnya di atas nakas di sebelah kirinya , pukul 04.10. "Aghh" Mika mengerang kesakitan yang dirasakan di sekitar punggungnya ketika mencoba bangkit , tak kalah kaget ketika mika menyadari sosok di sampingnya tertidur dengan wajah yang jauh dari kata dingin yang sudah melekat pada dirinya, wajah polosnya tak terjaga ketika masih terjaga dalam tidurnya, mata mika teralihkan dengan sosok Fahri yang sedang tengkurap dengan bertelanjang d**a yang setengah tubuhnya masih tertutupi dengan selimut berwana abu-abu, dengan ragu-ragu mika mencoba memindai tubuhnya yang polos tanpa sehela benang satu pun, masih tak percaya dan malu kemudia merangkup wajah de

