Apa lo nyesel?

1454 Words

Randy sudah seperti orang kesetanan, dirinya sama sekali tak bisa mengendalikan tubuh dan pikirannya. Pengaruh obat yang Riska masukkan ke dalam minumannya sangat kuat. Ia bahkan lupa, kalau ini adalah pengalaman pertama bagi Rayana. “Ran! Sakit!” teriak Rayana saat Randy sudah memulai penyatuannya setelah memastikan Rayana siap untuk memulai pertempuran dengannya. Rayana mencengkram erat kedua lengan Randy dengan menahan rasa sakit dibawah sana. Kini, tak ada lagi yang bisa dirinya banggakan. Kesuciannya sudah direnggut oleh kekasihnya. Mungkin bisa dibilang Rayana terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada Randy, karena dirinya juga sama seperti Randy, sama-sama sedang dalam pengaruh obat di dalam minuman itu. “Tahan, Na.” “Sakit tau! hentikan, Ran!” Rayana benar-benar sudah tak bisa m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD