BAGIAN 23

722 Words

Tak ada yang lebih murni dari kejujuran, karena kejujuran adalah pintu kepercayaan.   * * *   SEBUAH SIMPUL   Bu Nyai terus saja merasa tak enak hati, akibat dari sarannya yang terlalu gegabah kini dua orang santri terbaik telah meninggalkan pesantren dengan langkah yang penuh luka. Abah duduk di sampingnya dan memperhatikan kegelisahannya. "Apa yang kamu pikirkan Mi?," tanya Abah. "Saya memikirkan Ukhti Mira, rasanya seperti ada yang mengganjal di hati ini sejak dia memutuskan pergi," jawab Bu Nyai. "Akh Tio juga pergi. Jujur saja saya baru tahu sikap Ukhti Ria yang sebenarnya. Seandainya saya tahu, maka mungkin saya tidak akan menerima saranmu untuk menjodohkan mereka," sesal Abah. Zahra keluar dari dalam kamarnya dan melihat kedua orang tuanya yang menunjukkan wajah tak sepert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD