Ketika Allah mempersatukan dua hati dalam takdirnya, maka tidak ada satu pihak pun yang bisa menentangnya. * * * BERSAMAMU Ardi menatap ke arah Syifa yang sedang membantu Marni memasak di dapur. Dia dan Rahman belum menempati rumah mereka sendiri karena Syifa ingin tinggal dengan Marni untuk beberapa hari. "Jadi..., sekarang kamu memanggil saya Paman atau Kakak?," tanya Ardi. Syifa tertawa dari balik niqob-nya. "Kepengen sekali kupanggil Kakak ya? Biar merasa awet muda?," tebak Syifa. Ardi tertawa tanpa ampun, begitupula dengan Marni. "Kok kamu bisa tahu tujuanku?," tanya Ardi, lagi. "Karena sudah jelas tak ada tujuan yang lain selain ingin dibilang awet muda..., tenang..., mulai sekarang aku pasti panggil Kakak, Kak Ardi...," jawab Syifa. Ardi terlihat begitu lega, Risy

