Hangat

1005 Words

Safira tersenyum begitu tau jika itu Nathan. Safira lalu terbatuk-batuk, dengan pelan Nathan mengusap punggung Safira, Safira mengeluarkan air yang dia telan. "Syukurlah sayang kamu baik-baik saja," ucap Nathan. Mereka berdua saling menatap satu sama lain, Nathan mengusap air yang berada di wajah Safira. Safira mengeratkan pelukannya karena air kolam yang sangat dingin, Safira tidak kuat lagi berada di dalam sini. Menyadari jika tubuh Safira menggigil, dengan cepat Nathan membawa Safira ke samping kolam. Nathan mengangkat tubuh Safira, setelah Safira sudah naik dan duduk di samping kolam, barulah Nathan naik lalu menghampiri Safira. "Apa ada yang sakit?" tanya Nathan. Safira menunjukan kakinya yang lebam, Nathan mengusapnya pelan, lalu Nathan mengusap kepala Safira dan membenarkan ramb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD