Bab 43. Mama yang egois

1153 Words

Sejak hari itu, mereka mencoba melupakan apa yang sudah terjadi. Namun, ternyata belas kasihan mereka yang sebelumnya hanya dianggap angin lalu oleh Eza. Dia malah berbuat yang tak mengenakan kala bertemu dengan Vanesa dan mamanya. Mereka yang sedang duduk di restoran yang mana ternyata milik teman Eza. Vanesa dan Mamanya dipermalukan dengan kata yang begitu menyakitkan. “Eh, w************n yang sok suci. Elu puas dengan keadaan inikan? Nggak mau yang gratis? Minta tarif berapa say?” Ejekan Eza sangat menyakitkan, apalagi di depan semua teman-teman lelakinya yang sedang berkumpul bersama Eza di sana. “Heh, jaga ucapanmu, ya!” Vanesa beranjak seraya menyiramkan minuman ke arah Eza. Dia yang marah, dengan spontan melakukan hal itu tanpa kesadarannya. Mama Vanesa memilih untuk menarik anak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD