Ya akhirnya intan telah selesai wisudah dan malam ini adalah malam ramahtamah fakultas intan. Intan akan mengenakan drees yang panjang dan tak terlalu terbuka.
Pesta yang dirayakn termasuk besar karna di adakan di hotel terbesar di jakarta aluminya sangat beruntung.
"Intan intan intan ya ampun anak itu sedang melamunnya kok dipanggil2 ngak dengar sih" keluh sonya teman intan semasa kuliah
"Iya tu intan itu kebiasaan deh suka bangat melamun" celetuk tania sahabat intan
" sorry soalnya barusan bangat nih datang ke hotel semewah ini kan kalian tahu selama ini terlaly sibuk kuliah dan kerja mana sempat jalan-jalab ke hotel duit saja kadang kurang hehhehe" ucap intan
"Ya udah ini malam kita pesta ya guys kita harus nikmatin malam ini dengan penuh bahagia" teriak tania penuh semangat.
Merekapun bertiga masuk dengan sangat elegan tania yang berbody seksi menjadi pusat perhatian serta sonya yang berbody spanyol menjadikan mata para lelaki tak berhenti menganguminya sedangkan intan dengan badan yang tak terlalu tinggi dan body pas-pas sama sekali tak di lirik tapi wajahnya yang ayu masih menjadi sesuatu yg indah di pandang kaum adam.
"Hai tania dansa yuk" ucap rangga menggoda tania
"Sorry saatnya cari cowo tajir disini siapa tau bisa jadi sekertaris salah satu dari mereka sana lo jamgan dekat-dekat" ucap tania sini
"Ya elah tania jadi sekertaris gw aja kan gw juga punya perusahaan meski baru sih" ucap arya
"Sorry ya arya gw mau cari yang dari fakultas bisnis dong kalo perlu gw dekatin tu gengnya radit anggoro lu jauh-jauh deh dari kita sana lo" ucap tania
"Tau nih kalian itu bukan incaran kita jadi sana jauh-jauh" ucap sonya mengusir mereka dan arya serta rangga menjauh
"Intan lo harus ikut kita lo harus bisa jadi sekertaris pandu perusahaannya terbesar no 3 lo sedangkan gw bakalan gegodai radit kali aja kan bisa masuk perusahaannya dan lo sonya godain kek si ikhsan dia punya perusahaan no 2 lo so ledis ayo beraksi" ucap tania dengan penuh penekanan
Mereka pun berlalu mendekati perkumpulan pria2 terkaya dan sang pewaris tahta namun intan enggan untuk ikut dia mengatakan ingin ke toilet sebentar.
"Ini bubuk masukin ke gelas di radit jangan lupa lo radit dan ini no kamar yang harus dia tempati okke"ucap seorang wanita yang sangat seksi tersebut
"Okke bos asal bayarannya jangan lupa" ucap pelayan tersebut
Intan yang mendengar mereka pun terheran mengapa ada seseorang yang ingin menjebak radit tapi sudahlah bukan juga urusannya jika dia akan di jebak.
Setelah dari toilet intan menerima telpon dari sonya bahwa dia telah memesan kamar hotel untuk mereka tinggali karna tak mungkin mereka pulang larut kan sedangkan ini malam yang harus mereka habiskan bersama.
"Intan lo bisa ke kamar hotel no 121 ini tadi sudah pesan cuman bisa ngak lo kesana ngambil gaun gw soalnya ini tadi ketumpagan sama angga rese bangat dan gw lagi di toilet nyariin lo malah kaga ada" sahut sonya
"Iya2 aku kesana dulu ambiliin kamu"
Intanpu bergegas kesana dan entah mengapa dia malah salah memasukkan kunci sehinggah seseorang yang ada didalam membuka pintu dan menariknya masuk, intan yang belum siap begitu kaget dan memberontak saat dirinya ditindis oleh seseorang dengan penuh gairah pria tersebut mencumbunya dengan membabi buta penuh hasrat, intan tak mampu lagi menahannya sehinggah iyapun pingsan begitu saja dan membuat pria itu menguasai dirinya penuh gairan dan mengabiskan malam yang sangat nikamt menurut sang pria, yah si pria yang sedang mencumbu intan adalah radit yang telah meminum minuman yang telah di campur perangsang tersebut tak habis pikir saat seseorang ingi masuk kekamarnya dia pun langsung menarik wanita tersebut dan menindihnya dan mencumbuhnya dengan rakus seperti tak perna mencumbu siapa pun sebelumnya.